Semoga Bermanfaat

Mei 24, 2008

Saling Mencintai

Diarsipkan di bawah: about My activity — bloghanz @ 8:54 am

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Yupz, Bumi namanya. Tempat kita semua berpijak dan bernaung. Kehendak sang Maha Pencipta telah terealisasi lewat adanya Planet yang luar biasa indah ini. Yang posisinya tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang, dan terukur tepat di gerak derapnya sang waktu. Kehidupan pun tumbuh dan gugur bergantian semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran matahari. Sebuah evolusi yang panjang, rapi serta hati-hati.

Planet dengan segala keelokannya, semua itu diciptakan demi kehidupan manusia. Maha karya yang menyimpan cahaya-Nya, yang diturunkan 2 juta tahun lalu di Bumi ini. Sedangkan kini Matahari masih menyisakan beberapa tahun ke depan wa’llahu a’lam sebelum mendidihkan seluruh air di seluruh penjuru galaksi. Apa yang sudah kau tempuh wahai manusia?

Apapun yang kita tempuh, semestinya disadari bahwa tiada segala sesuatu ini tercipta tanpa rahmat dan kasih sayang-Nya untuk kita. Karena itulah, selama kaki ini masih diperkenankan berpijak, selama kepala masih bisa kokoh menengok ke semua arah, tak ada satupun benang pengikat yang selayaknya ditambatkan selain hidup saling memberi, saling menerima, dan saling mencintai.

Maka Nikmat Tuhan Mana Lagi yang kamu Dustai???

Not Impossible but I’m Possible

Diarsipkan di bawah: about My activity — bloghanz @ 8:36 am

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.

“Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selam satu tahun?”

“Ha?” kata jam terperanjat, “mana sanggup Saya?”

“Hmm..Bagaimana jika 86.400 kali dalam sehari?”

“86.400 kali dengan jarumku yang ramping seperti ini?” jawab jam dengan penuh keraguan.

“Okay..Bagaimana jika 3.600 kali dalam satu jam?”

“Dalam satu jam harus 3.600 kali berdetak, masih banyak sekali bagiku”

Dengan penuh kesabaran, sang pembuat jam pun berkata kembali.

“Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”

“Naah, klo begitu aku sanggup” ucap jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu pun berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata telah gena satu tahun penuh Ia berdetak, dan itu berarti Ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Renungan :

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas atau pekerjaan yang bagi kita teramat berat. Namun, sebenarnya klo kita telah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap tidak mungkin menjadi mungkin sesudahnya.

“Don’t say Impossible but say I’m Possible”

Blog pada WordPress.com.